Aku masih ingat betul rasanya saat aku berpamitan dengan rekan kerjaku di SIT di Australia Selatan dan atasnku bertanya kapan aku akan kembali? karena Ramadhan hanya sebulan, tapi aku bilang akan pergi lebih dari sebulan, hingga akhirnya kini setahun berlalu aku masih belum kembali, teman lama masih suka menyapa dan bertanya, kapan akan kembali bekerja? aku masih dengan jawaban yang sama, belum tau.
Setelah menjalani hidup dan bekerja di Australia, pulang ke Indonesia rasanya berbeda. Banyak hal yang seharusnya tidak seperti ini. Tapi jika tidak berdamai dengan keadaan, mungkin aku sudah sinting sendiri, jadi ya sudah.
Merefleksi diri setahun kebelakang, rasanya berantakan sekali. Tapi masih bisa waras saat menulis tulisan ini adalah sebuah hal yang patut disyukuri. Sebab tak memiliki kegiatan harian yang pasti juga jadi sebuah tantangan, kadang bisa begitu produktif, sering juga hanya bersandar sambil menunggu waktu makan dan tidur berikutnya.
Setahun di Bogor, banyak tangis yang diusap.

0 Comments:
Post a Comment
Tinggalkan komentarmu disini...